Kuliner Khas Bogor yang Legendaris

1. Rela ngantre sejam demi segigit kebahagiaan: Martabak Encek, Suryakencana

Martabak yang baru buka di jam 2 siang ini selalu ramai pembeli yang sudah antre bahkan sebelum si kakek membuka gerobaknya. Yang istimewa, martabak ini masih menggunakan arang untuk proses memasaknya sehingga citarasa yang dihasilkan beda dengan martabak pada umumnya. Pilihan rasa? Ada martabak cokelat, kacang dan juga keju. Oh ya, jika niat mencicipi martabak ini, harus rela mengambil nomor dan mengantre terlebih dahulu, ya!

2. Jajanan simple namun bikin ngiler: Lumpia Basah Suryakencana (sejak 1972)

Menyusuri Jalan Suryakencana siap-siap disambut aroma lumpia basah yang tengah dimasak. Aromanya begitu menggoda dan menggugah selera! Lumpia basah khas Gang Aut Bogor ini isinya sederhana; bengkoang, tahu goreng, tauge dan telur. Tapi urusan rasa, jempolan deh! Harus sabar mengantri ya jika ingin mencicipi lumpia basah ini. Namun jangan khawatir, si bapak bisa membuat hingga 5 porsi sekaligus dalam sekali masak. Wow!

3. Soto khas Bogor yang melegenda: Soto Kuning Pak Yusuf (sejak 1977)

Ke Bogor pasti ingat dengan soto kuning, ya kan? Nah manjakan lidah Anda dengan cita rasa soto kuning otentik di Soto Kuning Pak Yusuf yang ada di Gang Aut. Jangan sampai gentar melihat antrean panjang orang-orang yang ingin makan di sini, ya! Maklum, soto kuning disini kuahnya begitu gurih dan lezat dan pilihan dagingnya juga melimpah. Walaupun tampilan luarnya sederhana seperti warung kaki lima, namun rasanya gak perlu ditanya!

4. Makanan berkuah yang ngangenin: Soto Bogor Pak Salam (sejak 80-an)

Meski hanya berupa tenda pinggir jalan, namun jangan tanya antrean orang-orang yang ingin makan soto kuning khas Bogor yang legendaris ini. Orang biasanya sudah mulai antri sejak siang hari untuk mencicipi soto Bogor Pak Salam ini. Soal rasa tak perlu diragukan lagi. Anda bisa memilih sendiri jenis daging yang diinginkan; ada kikil sapi, limpa, paru, usus dan babat. Pelengkapnya pun ada banyak, seperti perkedel kentang yang juara, sate kentang dan sate jengkol.

5. Kuliner langka yang tiada duanya: Cungkring Pak Jumat (sejak 1975)

Makanan tradisional khas Bogor yang hampir ‘punah’ ini juga wajib dicicipi lho! Dalam bahasa Sunda, cungkring adalah kikil sapi. Makanan ini terdiri dari kikil (ada juga kulit, urat sapi) yang dimasak bumbu kuning, kemudian dicampur lontong, tempe goreng dan rempeyek lalu disiram bumbu kacang mirip sate. Yummy!

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *